Liur Komodo Naga

Liur yang menetes dari mulut Komodo bukanlah indikator bahwa hewan tersebut sedang lapar, namun liur tersebut adalah senjata primer bagi Komodo untuk melumpuhkan mangsanya. Selain mengandung bisa skala menengah, air liur komodo juga memiliki aneka bakteri mematikan yang terkandung di dalamnya. Diperkirakan lebih dari 28 bakteri Gram-negatif dan 29 Gram-positif telah diisolasi dari air liur ini yang menyebabkan berbagai gejala penyakit seperti :  salmonelosis, gastroenteritis/radang saluran cerna, disentri, meningitis, gonorea, batuk rejan, legionnaires’ disease, infeksi luka bakar, kolera, gastroenteritis, tukak lambung, bronkitis, pneumonia, sifilis, pneumonia, uretritis, trakoma, impetigo, keracunan makanan, radang paru, karies gigi, enteritis, listeriosis, anthrax, tetanus, botulisme, difteri, tuberkulosis, jerawat, dll.

Sedangkan bakteri yang paling mematikan dari air liur komodo adalah bakteri Pasteurella Multocida. Dalam sebuah ekperimen rahasia, bakteri ini pernah disuntikkan pada seekor Gorilla jantan dewasa.

Nah, kira-kira pengobatan seperti apa yang harus diterapkan saat terinfeksi? karena molekul anti-bakteri masih dalam riset yang panjang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s