Burung Pelatuk Tak Pernah Migrain

Burung pelatuk dikenal karena kemampuan luar biasa mereka untuk mengekstrak serangga dari pohon-pohon dan tawa maniak mereka. Tapi satu hal yang kita tidak pernah bisa mengerti adalah bagaimana mereka mangatasi dan menghindari migrain yang menyakitkan, meskipun membenturkan kapala dan paruh mereka dengan kecepatan 20 kali per detik.

my head is better than your SNI helmet

my head is better than your SNI helmet

Ahli mengatakan, “Itu setara dengan membenturkan badan ke dinding dengan kepala dan muka terlebih dahulu pada kecepatan 26 km per jam setiap kali benturan.” Itulah mengapa para peneliti pada tahun 2011 memutuskan untuk mempelajari bagaimana burung pelatuk berhasil menghindari cedera otak. Mereka merekam dengan kamera kecepatan tinggi dan diukur dampaknya menggunakan sensor khusus. Mereka juga menganalisis struktur kepala burung pelatuk dan efeknya untuk perlindungan pada otak. Mereka menemukan bahwa “morfologi tulang tengkorak dan paruh” adalah faktor utama dalam mencegah dampak cedera otak.

Ternyata burung yang mendapat makanan dengan cara membenturkan kepala ke pohon ini telah didesain dengan hati-hati dan diciptakan secara khusus untuk menahan kegiatan tersebut. Sebuah penelitian yang hasilnya sangat mudah ditebak, seperti mengapa ikan bisa bernafas di dalam air.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s