Tamparan dan Sebatang Rokok

Pada pagi hari tanggal 17 Desember 2010, Mohamed Bouazizi hanyalah seorang Tunisia biasa yang kebetulan melakukan pelanggaran hukum sepele. Dia mendirikan kios sayuran di daerah terlarang di kota kelahirannya Sidi Bouzid, dan ini menarik perhatian seorang polisi wanita lokal. Apa yang selanjutnya terjadi masih diperdebatkan tetapi dampaknya akan dirasakan diseluruh dunia.

Menurut Bouazizi, polisi wanita tersebut menyita kiosnya dan kemudian melayangkan tamparan tak beralasan. Dilain pihak polisi wanita mengklaim dia tidak melakukan hal seperti itu. Apapun itu, Bouazizi sudah merasa cukup dipermalukan dan mempunyai alasan untuk melakukan protes di luar kantor gubernur dengan menyiramkan bensin ketubuhnya. Yang terjadi berikutnya lebih tidak jelas lagi, Apakah Bouazizi membakar diri atau menyudahi protesnya dan mencoba untuk menyalakan rokok.

Api yang dihasilkan memicu sesuatu yang dikenal sebagai Arab Spring. Sampai saat ini, hal tersebut telah mengakibatkan ribuan kematian dan kudeta militer di Mesir, sebuah revolusi berdarah di Libya, pembantaian di seluruh dunia Arab, dan salah satu perang sipil yang paling menjijikkan dalam sejarah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s